Seorang remaja perempuan berinisial DEP (15) di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, dilaporkan mningg*l dunia setelah menjalani perawatan intensif selama 12 hari akibat luk4 b4k4r serius yang dialaminya. Korban diduga menjadi korban k3k*rasan yang dilakukan oleh ibu angkatnya sendiri berinisial DAY (67). Peristiwa tersebut diduga dipicu karena pelaku kesal setelah korban dianggap terlalu lama saat diminta membeli beras di kios pada 6 Juni 2026 lalu.
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean menjelaskan, kejadian terjadi pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 22.40 WIT di sebuah kedai pinang di pinggir jalan menuju Kalkhote, Kampung Nolokla. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, pertengkaran antara korban dan pelaku diduga berujung pada tindakan pelaku yang menyiramkan bahan bak4r ke tubuh korban dan kemudian menyalakan api. Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari meminta pertolongan warga dan menceburkan diri ke bak penampungan air untuk memadamkan api.
Personel Polsek Sentani Timur yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi, mengamankan situasi, memberikan pertolongan kepada korban, serta mengamankan terduga pelaku untuk mencegah gangguan keamanan. Korban sempat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Kampung Harapan sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Dian Harapan. Namun setelah menjalani perawatan selama 12 hari, korban dinyatakan m*ningg4l dunia pada Kamis (18/6/2026). Saat ini, terduga pelaku DAY (67) telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Satreskrim Polres Jayapura.
#DOKUMENTASI
Setiap dokumentasi yang disajikan hanya untuk tujuan Informasi, edukasi, dan keselamatan publik.
Note: klik link nya yang di atas ini untuk melihat dokumentasi foto & video selengkapnya. Jika saat klik link mengarah ke situs lain atau ke iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang linknya untuk melihat video/foto tanpa sensor.
Yang mau traktir: https://saweria.co/tazkifkrl
Join juga channel telegram mimin: TELEGRAM

0 Komentar