"Pada hari Jumat, 26 Juni 2026 sekitar pukul 14.25 WIB, petugas kami mendapatkan laporan dari warga mengenai adanya seorang laki-laki yang berdiri di tepi Jembatan Karanggeneng dan diduga hendak melompat ke aliran Sungai Bengawan Solo," ujar Iptu Sofian Ali. Mendapat informasi tersebut, petugas kepolisian langsung bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP).
Setibanya di lokasi, petugas mendapati pria tersebut hendak melompat dari Jembatan Karanggeneng. Dengan dibantu warga sekitar, petugas Polsek Karanggeneng segera membujuk dan mengamankan pria tersebut agar menjauh dari pembatas jembatan. "Setelah berhasil kami bujuk, laki-laki tersebut kami bawa ke Mapolsek Karanggeneng demi menjaga keselamatannya," ujarnya.
Setelah dibawa ke Mapolsek, petugas melakukan pendekatan secara persuasif dan berkomunikasi dengan RA. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, peristiwa ini bermula ketika RA sedang berboncengan sepeda motor bersama kekasihnya. Namun di tengah perjalanan, keduanya terlibat cekcok hingga RA ditinggalkan oleh kekasihnya.
"Setelah kami ajak berkomunikasi, yang bersangkutan mengaku merasa putus asa setelah putus cinta dengan kekasihnya," tambah Kapolsek. Petugas kemudian memberikan pendampingan psikologis hingga kondisi emosional RA kembali stabil. Setelah situasinya dinilai kondusif, polisi membantu RA melanjutkan perjalanan menuju Surabaya menggunakan Bus TransJatim.
#DOKUMENTASI
Setiap dokumentasi yang diperlihatkan hanya untuk tujuan Informasi, edukasi, dan keselamatan publik.
Note: klik link nya yang di atas ini untuk melihat dokumentasi foto & video selengkapnya. Jika saat klik link mengarah ke situs lain atau ke iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang linknya untuk melihat video/foto tanpa sensor.
Yang mau traktir: https://saweria.co/tazkifkrl
Join juga channel telegram mimin: TELEGRAM

0 Komentar