8 Juli 2026 — Dua santri korban pembakar*n di Ponpes Rosudatussaulatiyah Al Ibrahimy, Lombok Tengah, yakni Ahmad Deven Ramdan (14) dan keluarga Sahid Al Hudri (14), dicegat aparat kepolisian di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Lombok, saat hendak bertolak ke Jakarta untuk memenuhi undangan podcast Denny Sumargo.
Keberangkatan mereka akhirnya dibatalkan dengan pertimbangan kondisi kesehatan korban yang masih menjalani perawatan serta proses hukum kasus yang masih berlangsung. Kedua korban diketahui masih menjalani pemulihan di Rumah Sakit Bhayangkara NTB, dengan biaya pengobatan difasilitasi oleh Kapolda NTB Irjen Kalingga Rendra Raharja.
Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Mataram, Joko Jumadi, yang juga menjadi kuasa hukum kedua korban, membenarkan adanya pencegatan tersebut. Menurutnya, dirinya sempat mengetahui adanya undangan podcast dari Jakarta, namun sebelumnya telah menyampaikan bahwa korban masih dalam tahap perawatan dan meminta agar pihak yang mengundang berkoordinasi terlebih dahulu dengan Kapolda NTB.
Joko mengungkapkan bahwa pihaknya tidak menerima pemberitahuan resmi terkait keberangkatan korban ke Jakarta. Ia menilai keputusan menunda keberangkatan dilakukan demi kepentingan pemulihan korban dan kelancaran proses hukum, mengingat kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan dijadwalkan memasuki proses penetapan tersangka.
Sebagaimana diketahui, kasus pembakar*n tiga santri di Ponpes Rosudatussaulatiyah Al Ibrahimy terjadi pada Desember 2025 dan sempat menjadi perhatian publik setelah video kondisi para korban viral di media sosial. Dalam peristiwa tersebut, satu santri meningg*l dunia, sementara dua korban lainnya mengalami luk4 serius dan hingga kini masih menjalani proses pemulihan.
#DOKUMENTASI FOTO ATAU VIDEO 👇👇
Setiap dokumentasi yang diperlihatkan hanya untuk tujuan Informasi, edukasi, dan keselamatan publik.
Note: klik link nya yang di atas ini untuk melihat dokumentasi foto & video selengkapnya. Jika saat klik link mengarah ke situs lain atau ke iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang linknya untuk melihat video/foto tanpa sensor.
Yang mau traktir: https://saweria.co/tazkifkrl
Join juga channel telegram mimin: TELEGRAM

0 Komentar